Asumsi yang salah

Selamat Hari Kemerdekaan RI ke 69, MERDEKA!!!

Sebagai antisipasi, tidak ada salah nya anda menyangkal, tapi bukan berarti semua sangkalan itu benar adanya, tapi malah menjadi akibat buruk terhadap anda. Memprioritaskan hal possitif, sangat d anjurkan, apapun hasil akhirnya. Dan memang kenyataan nya hal positif selalu berujung kepada hal-hal yang baik. Menurut norma agama manapun tidak disalahkan, justru d sarankan.
Percayakah anda bahwa hal positif itu bisa mengontrol emosi? Mari kita buktikan dalam cerita berikut …

Siang itu Oon tengah bersantai dengan motornya, tiba-tiba ada seorang anak smp mengendarai motor dengan kebisingan motornya, karena ngebut. “Sapi…!” Teriak anak itu ke arah Oon. “Sialan lu, anjiiinggg!!!” Maki Oon. Fikirnya anak itu mencaci dirinya. Brruuuuukkkkkkk si Oon jatoh menabrak sapi. Ternyata anak smp itu ingin ngasih tahu bahwa ada sapi di depan Oon.

Demikian adalah asumsi yang salah, berfikir negatif, sehingga emosi ny tidak terkontrol. Ujung-ujungnya jadi celaka kan???
Semoga bermanfaat…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s